Posts

Showing posts from February, 2025

Node-RED dengan Arduino (data teks)

Berikut contoh program Arduino dan Node-RED untuk komunikasi serial dengan tipe data string yang ditampilkan di **LCD 16x2** (di Arduino) dan **dashboard text** di Node-RED: ### **1. Program Arduino (Menggunakan LCD 16x2)** #### **Skema Rangkaian**: - LCD 16x2 (I2C) → SDA ke A4, SCL ke A5, VCC ke 5V, GND ke GND. - **Komponen**: Potensiometer untuk mengatur kecerahan LCD (jika menggunakan LCD non-I2C). #include <Wire.h> #include <LiquidCrystal_I2C.h> LiquidCrystal_I2C lcd(0x27, 16, 2); // Alamat I2C: 0x27 (sesuaikan dengan LCD Anda) String receivedString = "";    // Variabel untuk menyimpan pesan dari Node-RED String outgoingString = "";    // Variabel untuk mengirim data ke Node-RED void setup() {   Serial.begin(9600);   lcd.init();          // Inisialisasi LCD   lcd.backlight();     // Nyalakan backlight   lcd.clear();   lcd.setCursor(0, 0);   lcd.print("Node-RED LCD");   delay(20...

Node-RED dengan Arduino (I/O Analog)

Berikut contoh program Arduino dan Node-RED untuk mengontrol input/output analog melalui komunikasi serial. Kita akan membuat sistem: - **Arduino**: Membaca nilai analog dari potensiometer (input) dan mengirimkannya ke Node-RED. Node-RED akan mengirim nilai PWM (0-255) untuk mengontrol kecerahan LED (output analog). ### **1. Program Arduino** (Membaca Input Analog & Output PWM) const int potPin = A0;     // Potensiometer terhubung ke pin A0 const int ledPin = 9;      // LED terhubung ke pin PWM 9 int potValue = 0;          // Nilai pembacaan potensiometer (0-1023) int pwmValue = 0;          // Nilai PWM untuk LED (0-255) void setup() {   Serial.begin(9600);   pinMode(ledPin, OUTPUT); } void loop() {   // Baca nilai analog dari potensiometer   potValue = analogRead(potPin);   // Kirim ke Node-RED dalam format "Pot:XXX"   Serial.print("Pot:");   Serial.println(potValue); ...

Node-RED dengan Arduino (I/O Digital)

Berikut contoh program Arduino dan Node-RED untuk mengontrol input/output digital melalui komunikasi serial. Kita akan membuat sistem sederhana dengan: - **Arduino**: Membaca input tombol (digital) dan mengirim statusnya ke Node-RED via serial. Node-RED akan mengirim perintah untuk menyalakan/mematikan LED (digital). ### **1. Program Arduino** // Pin Configuration const int buttonPin = 2;    // Tombol terhubung ke pin 2 (INPUT) const int ledPin = 13;      // LED terhubung ke pin 13 (OUTPUT) // Variables int buttonState = 0;        // Status tombol int prevButtonState = 0;    // Status tombol sebelumnya void setup() {   Serial.begin(9600);       // Inisialisasi serial (baud rate 9600)   pinMode(buttonPin, INPUT_PULLUP); // Mode INPUT_PULLUP untuk tombol   pinMode(ledPin, OUTPUT); } void loop() {   // Baca status tombol (LOW = ditekan, HIGH = tidak ditekan)   buttonState = digitalRead(butto...

Mengapa Node-RED?

**Node-RED** adalah alat pemrograman visual berbasis *flow* yang sangat populer untuk membangun sistem cyber-physical (CPS) karena kemudahan penggunaannya, fleksibilitas, dan kemampuan integrasi yang kuat. Berikut alasan utama mengapa Node-RED sering dipilih untuk mengembangkan CPS: ### **1. Antarmuka Visual yang Mudah Digunakan** **Pemrograman Berbasis Flow**: Node-RED menggunakan diagram alur (*flows*) dengan node-node yang saling terhubung, sehingga cocok untuk desainer, insinyur, atau pengembang yang tidak ingin terjebak dalam koding kompleks. **Drag-and-Drop**: Pengguna dapat menggabungkan sensor, logika pemrosesan, dan aktuator secara visual tanpa menulis kode dari awal. **Rapid Prototyping**: Memungkinkan pengembangan prototipe CPS dengan cepat, bahkan oleh mereka yang latar belakang non-programming. ### **2. Integrasi dengan Perangkat Fisik dan IoT** **Dukungan Hardware**: Node-RED memiliki *nodes* bawaan untuk berkomunikasi dengan perangkat fisik seperti:   Raspberry Pi, A...

Cyber Physical System, apa itu?

Dari DeepSeek: **Cyber-Physical Systems (CPS)** adalah integrasi antara komponen komputasi (cyber) dengan proses fisik. Sistem ini menggabungkan elemen digital (seperti algoritma, sensor, dan jaringan) dengan komponen fisik (seperti mesin, robot, atau lingkungan nyata) untuk menciptakan sistem yang cerdas, adaptif, dan mampu beroperasi secara real-time.  ### Komponen Utama CPS: **Fisik**: Sensor, aktuator, mesin, atau perangkat yang berinteraksi dengan dunia nyata. **Cyber**: Perangkat lunak, algoritma, kecerdasan buatan (AI), dan infrastruktur komputasi yang memproses data dan mengambil keputusan. **Konektivitas**: Jaringan komunikasi (seperti internet, IoT) yang menghubungkan komponen fisik dan cyber. ### Cara Kerja: Sensor mengumpulkan data dari lingkungan fisik. Data diproses secara digital (misalnya, oleh AI atau algoritma). Hasil pemrosesan digunakan untuk mengontrol aktuator atau perangkat fisik, menciptakan umpan balik (feedback loop) yang terus-menerus. ### Contoh Aplikasi...